Tuesday, January 3, 2017

shortgetaway part 2: mercusuar cikoneng anyer

lagi, dengan memanfaatkan cuti bersama 1 hari setelah tahun baru, kami melakukan perjalanan ini.
dan lagi-lagi, karena urusan 2 bujang yang sibuknya ngalahin sin chan, kami nggak bisa berangkat di tanggal 31 desember dan melewati moment pergantian tahun 2016 ke 2017 dengan: bobo. bahkan lebih awal dibanding malam yang lain.
iya juga sih, sejak jumat malam, badan rasanya greges2 plus bolak-balik harus ke wc.
itupun sabtu paginya dipaksakan untuk tetap pergi ke daetah serpong ambil stok BPK karena ada yang pesan untuk awal tahun dan gak berani kirim pake kurir karena khawatir jadi lama. biasanya kan begitu kalo 'peak season' sehubungan natal & tahun baru.
Alhamdulillah urusan perbukuan kelar dan bisa bobo siang. tapi tetep juga harus tidur lebih awal karena permintaan kondisi badan.
tanggal 1 januari, Alhamdulillah bangun pagi dengan badan lebih segar. bukan. bukan karena efek tahun baru, tapi karena porsi istirahatnya lebih banyak, hehe....

siap2, dan sekitar dzuhur sudah cuss dari rumah. mampir makan mie ayam mino yang endes untuk makan siang yang dirapel dengan makan pagi, dan langsung masuk tol menuju barat.

[drive to the west]

cuma mampir sekali di rest area untuk beli kopi dan sholat, Alhamdulillah, kami bisa parkir di tempat tujuan kali ini sekitar pukul 5 sore.




thanks to waze dan google map yang telah sukses mengarahkan kami lewat jalur alternatif yang walo rada cross country, kita bisa ngirit waktu banyak. Alhamdulillah.
melihat kemacetannya (tertutama arah balik yang juga berimbas dengan arah dari jakarta), kalo kami pake jalur biasa, rasanya musykil bisa meyaksikan senja pertama yang tenggelam di tahun 2017 dari spot yang sangat indah. Subhanallah walhamdulillah. begitu banyak hal yang harus disyukuri di awal perjalanan 365 hari ke depan. yes, it's really a good start :)

sayangnya, menurut bapak penjaga mercusuar, sekarang pengunjung sudah tidak diperbolehkan naik sampai ke lanai teratas menara suar karena sebelumnya banyak pengunjung nakal yang mencoret-coret dan bahkan pipis di lantai atas menara...
sedih, kesel, dan pengin ngomel. bukan karena gak dibolehkan naik, tapi kesel oleh kelakuan pengunjung nakal yang gak bisa menjaga lingkungan.



paling top, sekarang cuma bisa naik ke lantai 3 karena tangga ke lantai berikutnya ditutup aksesnya...




kesian juga sih, 3 bujang ini gak bisa naik ke atas, tapi ya... tetep aja lebih banyak hal lain yang bisa disyukuri ketimbang 1 hal yang tidak sesuai rencana...
dan hikmahnya, kita bisa duduk lebih awal untuk menyaksikan sunset.

abang, yang lagi hot-hotnya sama kegiatan fotografi, lumayan dapet banyak gambar. apalagi, untuk hal-hal yang menarik minatnya, si sulung gak pernah takut atau malu-malu kucing untuk explore to the max. beda ama saya yang kebanyakan sungkan atau magernya hahaha...

ada bagusnya juga sih dengan minat abang yang belakangan ini, tadinya, rada susah ngajak si sulung jalan (family trip) atas nama: udah-gede-banyak-urusan-sendiri-yang-lebih-menarik-daripada-pergi-ama-emak-baba.
dimana pasal yang sama menular ke si tengah, terlebih setelah masuk sma.

sekarang, kalo diajak, lebih mauan, tujuan buat dia sih jelas: nambahin stok foto, hahahaha
sedangkan buat si tengah: pilihan apa yang dia punya kecuali ikut, dibanding tinggal di rumah, sendirian-tanpacemilan... :D

sejak abang gabung di klub fotografi kampusnya, canon 1000D maenan awal saya yang dulu, otomatis sudah jadi pegangannya. toh belakangan ini, kamera itu juga cuma disimpen di dalam kotak aja dan baru dikeluarin kalo lagi travelling macem gini.

dan karena eos 60D juga lebih banyak dipake bapak -terutama sejak batrei nikonnya pedut dan udah gada yang jual-, saya lebih seneng motret oake kamera hp aja. pake xiaomi redmi dan iphone6 buat saya udah cukup banget. karena selain butuh yang cepet tanpa ribed, keperluan saya juga palingan cuma buat aplod foto bwahahahahaha....
kebayang kan ribednya kalo pake dslr atau bahkan kamera poket, kebanyakan stepnya kalo mo ngaplod.
untuk urusan foto bagus dan serius, biar itu jadi bagian bapak -plus abang sekarang ini-. toh kalo saya yang pegang kamera, banyakan sampahnya daripada bagusnya hahahaha....

seperti biasa, kalo travelling -apalagi shortgetaway macem begini- kami modelan spontan. kepedean gak pernah booking hotel sebelum berangkat. maklum, kalo ngetrip gini, saya dan suami rada males kalo mesti diuber harus tiba di destinasi pada waktu yang udah ditentukan. target waktu pasti ada, tapi gak terlalu mengikat jamnya.

Formula road trip kita adalah:
1. menentukan destinasi. usahakan lebih dari satu destinasi dalam satu jalur perjalanan. sehingga, jika bisa mampir ke semua destinasi tsb ya Alhamdulillah, tapi kalo enggak, kita tetap punya tujuan sekiranya destinasi utama (biasanya yang terjauh secara jarak) nggak tercapai karena terkendala waktu atau kondisi lainnya.
2. menentukan target kapan harus pulang ke jakarta. ini penting, bahkan lebih penting daripada memaksa mencapai destinasi utama. sebage kacung kampret kantoran, juga anak sekolah dan mahasiswa yang punya kewajiban absen masuk, kita harus realistis dengan keadaan ini. maka, jika destinasi utama masih jauh tapi waktu dan kondisi sudah gak memungkinkan, ya harus ikhlas untuk balik jakarta. insya Allah, jika memang diperkenankan Allah, kita akan punya kesempatan lain untuk ke sana.

makanya saya setuju bahwa yang lebih penting dalam travelling adalah perjalanannya (the journey), bukan tujuannya (the destination). nikmati setiap perjalanan, detik demi detik, peristiwa demi peristiwa. nikmati prosesnya, kebersamaannya.

perjalanan (the journey) akan memaksa kita -setiap anggota dalam perjalanan ini- untuk berlatih sabar, toleransi, menghormati serta disiplin. harapan saya, semoga jika kelak 3 bujang ini sudah dewasa dan punya kesempatan bepergian, mereka siap untuk jadi pribadi yang gak menyusahkan dan teman perjalanan yang asik.

sebagai orang tua, saya dan bapak merasa punya keharusan -tentu sesuai dengan kemampuan yang ada- untuk mengenalkan dunia di luar sana kepada anak-anak dan membawa mereka ke tempat-tempat baru, agar pandangan mereka bisa lebih luas, lebih jauh, lebih arif dan lebih mengerti betapa kecilnya manusia di alam raya, di depan ciptaan Allah yang Maha Besar dan Maha Kuasa.

dan sebagai manusia yang gak pernah tahu rahasia Allah, saya dan bapak memiliki kesepakatan dalam diam -sepaham dan sepakat tanpa pernah berdiskusi sebelumnya- untuk sebisa mungkin melakukan perjalanan demi perjalanan pada setiap kesempatan yang ada, bahkan untuk sebuah perjalanan pendek macam ini.

mungkin hal ini tidak selalu dipahami oleh orang lain, termasuk oleh seorang teman yang berkomentar: "loe sih gila itu, nginep cuma satu malem untuk perjalanan 8 jam one way. sama aja ngancurin badan loe sendiri"....
gak man, gue gak gila. this is about journey, we (saya dan hubby) with the kids.
this is not about how long we will spend the time for holiday. this is really about the journey. about the bonding (between kids and parents), about togetherness, about how good you know your brothers or parents. perjalanan seperti ini ibarat karantina, dan kita dipaksa untuk berinteraksi hanya dengan anggota perjalanan dan mencoba adjust satu sama lain agar tercipta kenyamanan yang berimbas kepada diri sendiri.
nilai sebuah perjalanan bukan di berapa lama, atau seberapa jauh... ah, semoga loe ngerti ya man :)

yow, back to the topic, Alhamdulillah, setelah beberapa kali melakukan perjalanan, mereka sudah siap untuk ngebolang. paham konsep perjalanan/road trip ala ortunya. dan siap ketika dikasih ancer2: kalo kita gak dapet penginapan, siap2 tidur di mobil hehehe....

Alhamdulillah, habis makan malem, setelah cek beberapa penginapan seputar anyer yang sudah full, dapet juga 1 kamar di Villa Marina Anyer.

dan berikut, foto2 perjalanan pendek kali ini....
 

 

 

 

 

[to be continued]


Monday, January 2, 2017

hello 2017 (the shortgetaways)

video

menutup 2016 dan membuka 2017 dengan dua perjalanan pendek ke ujung genteng dan anyer. dua perjalanan yang manis walo dilakukan secara spontan dan santai. seperti 2016 yang ramah, semoga 2017 juga dapat dijalani dengan baik. aamiin....

*all pics on the clip was taken by iphone 6

Monday, December 26, 2016

shortgetaway: ujung genteng part 1

rasanya gimanaaaaa gitu ya, ketika menyadari bahwa 2 tanggal 'merah' ternyata jatuh di hari minggu. walo pemerintah menyatakan hari berikutnya (hari senin) sebagai cuti bersama, kan belum tentu hal tersebut diterapkan di kantor non pemerintah alias dikembaikan kepada kebijakan masing2 kantor.  oleh karenanya saya tidak berharap banyak, bahwa tanggal 26 desember dan 2 januari akan menjadi hari libur.
maka, ketika kemudian HRD mengeluarkan pengumuman bahwa tanggal 26 desember dan 2 januari adalah cuti bersama, ya jelas membuat saya girang tak terkira, alias ndak usah repot2 mengajukan cuti secara manual, hehehe....

karena pengumumannya rada mepet, jadi belum sempet mikir juga pengin ajak anak2 kemana, padahal mereka libur semesteran lumayan panjang, 2 pekan.
cuma, dari dulu emang pengin banged ke ujung genteng, secara sudah sering denger2 dan liat2 foto orang2 bahwa ujung genteng itu cantik... maka untuk kesekian kalinya saya ngajak bapak ke sana.
sekian kali? iyak... udah berapa kali saya ngajak ke sana, cuman si bapak mukanya rada ogah. alesannya: jauh. laaaah, ke timur jawa aja udah berapa kali, mosok ke ujung genteng yang di barat jawa dibilang jauh sih.... *mikir.

tapi rupanya kali ini saya beruntung, karena saat saya menyebut destinasi "ujung genteng", bapak nggak langsung nolak, tapi malah nunjukin google map dan bilang bahwa perjalanan menuju ujung genteng bakal jauh dan memakan waktu sekitar 8 jam (atau malah bisa lebih). eh, kok lebih lama daripada ke bandung? "ya emang", kata bapak. "emang" bukan berarti no. yihaaaa!!!

etapi tantangan pertama justru datang dari sammy & abang yang gak mau berangkat hari sabtu pagi karena ada acara "perpisahan" dengan salah satu temannya yang akan pindah ke jogja pada semester 2 nanti.

mmmm, bae'lah ...... daripada gak konsen dan misuh2 (yang akan berakibat semua bete), akhirnya disepakati suoaya sammy & abang menyelesaikan dulu urusan2nya dan keberangkatn kita diundur ke hari berikutnya, iatu tanggl 25 desember dan berimbas pada perjalanan kali ini menjadi makin short alias satu malam saja.

maksud hati berangkat sebelum subuh, pada daya baru bisa start dari rumah sekitar jam 8 pagi.
semoga gak kesiangan dan kena macet (agak parno ngebayangin macet di ciawi-rancamaya-parungkuda-cibadak hiks...)

Bismillah.... let's go boys!

lepas bayar tol agar ciut ngeliat antrian keluar tol. ternyata yang macet adalah jalur menuju puncak. yang menuju ciawi aman lancar.

dari cibadak, mulailah perjalanan kita yang berliku-liku (seolah perjalan hidup masih belum cukup berliku... ihiy)
jangankan kiki (anaknya pakde joy-bude wanti) yang kali ini join ama kita, saya aja yang biasanya gak mabok sempet kelenger akibat jalan yang kelak-kelok. belum lagi kondisi yang gak selalu mulus. ada beberapa titik dimana tebing di sisi jalan longsor akibat musim hujan, juga beberapa ruas jalan yang agak rusak. nggak banyak, tapi lumayan membuat perjalanan lebih lambat karena harus ekstra hati2. oh ya, tambahan lagi perjalanan kita diiringi hujan....





jam 12an mampir makan siang sambil istirahat di daerah cidadap. gambar diatas warnanya cenderung kelabu karena cuaca hujan....


Alhamdullah, berbekal waze & google maps sampe juga di pantai ujung genteng....
sempat berhenti di depan pondok hexa karena nyari akses ke pondokan kok gak sinkron dengan waze/google maps yang mengarahkan ke halaman orang hahahaha.
ternyata, sepertinya maps/waze kurang update ketika tanah tersebut dipager dan aksesnya dialihkan ke jalan lain. Saat menunggu, saya sempatkan merekam video ini.
pantai di depan pondok hexa bagus dan nyaman ya... kelihatannya cukup aman untuk berenang (dan sepenglihatan saya gak ada sign dilarang berenang di pantai depan pondok hexa tersebut)

video
jika ingin melihat video ombak di depan pondok hexa (yang cenderung lebih aman) silahkan lihat di IG saya disini

sempet foto sama anjing lucu di depan pondok hexa. anjingnya lucu dan gak galak... difoto ya anteng aja hehehe...

eh, difoto kok melengis.. malu ya? hehehe
dan ini dia penginapan kita untuk bermalam....


setelah istirahat sebentar, baru kita main ke pantai.....

sammy sama kiki duaan aja deh... main ke pantai, begadang, bobo, banun siang, bareng terus :D



jelang senja


oh ya, penginapan kita terletak sekitar 1km sebelum area penangkaran penyu. jadi ombaknya cenderung lebih besar daripada ombak di depan pondok hexa.

[to be continued]

* * * * * *
all pictures & video was taken by iphone6, kecuali foto sammy & kiki yang bw (diambil menggunakan xiaomi redmi 2)







Saturday, December 24, 2016

ulang taun borongan

bulan desember selalu menjadi bulan yang cukup istimewa, karena selain hawa pergantian kalender masehi, juga adanya ulang tahun beberapa orang istimewa.

tiga yang sangat berdekatan adalah ulang tahun opa (22 des) dan pak acho yang berbaregan dengan eyang (24 des).

happy birthday opa & pakde acho

happy birthday eyang
awalnya cuma mau main ke tempat eyang sambil mbawain kue ulang taun, ternyata eyang, iik, faia dan abinya sudah keluar rumah menuju "masakan rumah bu endang" di daerah cipete. jadilah saya, bapak & fiko menyusul ke sana....

eyang's bday bash

dari kelapa dua, mampir sebentar untuk ngedrop kue ulang tahun opa-pakde acho ke tempat bintang-kenzie, karena opa sedang nginep disana. tunggu punya tunggu, opa-nya nggak balik2 dari masjid (Alhamdulilah, lepas dari nyantri kilat di DT Bandung, opa semaksimal mungkin berusaha sholat 5 waktunya di masjid). eh, waktu saya dan bapak otw balik ke tempat eyang, malah ketemu opa di ujung jalan. selamat ulang taun opa.....

selamat mengulang hri lahir opa... semoga sisa umurnya diberkahi Allah. aamiin
dan karena kita udah balik, jadilah kita dikirimi foto2 opa dan kue ulang taunnya oleh om enddie...


bintang - kenzie - opa


* * * *
catatan: maafkan gambar yang pecah atau ngeblur gak jalas. belakangan ini, karena memory hape yang sudah tiris, seringkali saya menghapus foto dari hape segera setelah di-share di IG, dan kemudian mengambil foto dari IG tsb untuk tayang disini... hiks, maafkan...

Sunday, December 18, 2016

(foot)note

captured by me with canon eos 1000D 

membuka foto2 lama saat trip 2014, saya seneng banged, karena ternyata, walo sama2 pegang kamera, sama2 ngambil obyek gambar yang sama, angle dan gayanya tetep beda.

dalam arti positif, saya melihat bahwa dalam kebersamaan usia pernikahan yang hampir 20 tahun ini (atau hampir 18 tahun di tahun 2014), saya dan swami tetap utuh menjadi diri sendiri, dengan karakter dan pribadi yang sama kuat sehingga kami bisa saling mendukung satu sama lain, bukan memberatkan satu sama lain.

semoga terus begitu ya pak..... terus jadi sahabat terbaik, dalam suka duka dan dinamika hidup sampai ujung usia kita. aamiin.....

captured by hubby with nikon D200

Wednesday, December 14, 2016

(kilas balik) family trip jawa bali 2014 - part 2

... lanjut yak....

menjelang banyuwangi, tantangan muncul dari ban belakang yang bocor dan gak bisa ditambal. terpaksa ganti dengan ban serep dan kita lanjut perjalanan tanpa ban serep.

Alhamdulillah, bersyukur sangat, karena di tiap kendala yang dihadapi, Allah selalu mudahkan jalan. diantaranya, ndilalah ban bocor disaat fajar sudah muncul, disaat kita sudah keluar dari jalur panjang hutan (nggak tau daerah apa itu namanya). nggak terbayang seandainya semua terjadi dalam kondisi yang sebaliknya (saat malam, saat di tengah hutan). Allah memang Maha Baik....

nyebrang ke bali yang cuma sekitar 30 menitan, kita langsung menuju sanur. bener2 mengandalkan sinyal hape (internet), secara, nyebrang itu sama sekali nggak tau mau nginep dimana dan belum booking hotel sama sekali hahahaha....
lagi-lagi Allah memudahkan jalan. saat itu, saya cuma inget ada satu temen SMA yang tinggal di bali, tapi sudah lama banget gak kontak. kontak terakhir pun lewat fesbuk. nomor hape? sama sekali nggak punya.
Bismillah, saya coba kontak lewat message box. Subhanallah, ternyata langsung di-reply. rari referensi beliau, kita dapat satu nama hotel di daerah sanur yang ternyata memang cocok banget. cocok harga dan cocok juga nyamannya. Alhamdulillah....




setelah istirahat sebentar, malamnya kita sempet main di pantai, dan janjian ketemu sama temen saya yang tinggal di bali tsb. seneng juga bisa ketemuan sama temen lama. serasa reuni di bali, hahahaha....

pagi pertama di sanur, kita main di pantai. senangnyaaaaa.......








siangan dikit, keliling lah saya dan bapak untuk cari ban mobil. jadi ya sodara2.... jauh2 ke bali, buat ganti ban mobil. kayak di jakarta enggak ada hahahaha....
tapi ya gimana dong, ban kan menyangkut safety dan kita memang perjalanan jauh. maka untuk keamanan, ya beli lah kita ban 2 ekor, secara kalo cuma 1 kan jadi beda sendiri, gak ganteng lagi nanti mobilnya hahaha

hari berikutnya ya kita maen dari pantai ke pantai...

suluban - uluwatu








sanur lagi

karena hari sebelumnya kita kesiangan ke pantai, jadi kali ini sengaja nongkring di pantai saat hari masih gelap, semoga bisa ketemu sunrise yang konon cantik banget kalo di pantai bali ini.....









and voila! here is the sun comes...




tanjung benoa
















 











tanah lot















maksud hati sih pengin ambil gambar sunset dari tanah lot. apa daya kali ini kami belum beruntung dan gak dapet gambar maksimal karena mataharinya tertutup awan sampai dia menghilang dibawah garis laut....








bersambung lagi aja ya.... ngantuk nih hehehe...

(to be continued)


* * * * * *

all pictures taken by me (canon eos 1000D) & my hubby (nikon D200) 

perjalanan via darat menyusuri pantura sampai pulau dewata dan kembali ke jakarta lewat jalur selatan. Alhamdulillah sempat mampir ke beberapa tempat yang semoga saja menambah wawasan dan kecintaaan anak-anak terhadap kekayaan budaya Indonesia [diposting di facebook 2 tahun lalu]

kilasbalik ini akhirnya bisa diposting setelah saya kembali mendapat akses ke blogger.  
terima kasih bapak tjintah yang secara luar biasa bisa membukakan akses saya ke blogger. padahal saya udah pasrah dan ikhlas menjadikan blog ini untuk dibaca aja (gak bisa posting lagi karena ga bisa akses). you always suprised me dengan hal2 kecil yang luar biasa. do you know that's why we can not stop loving you? *ketjups-basah*

* * * * * *